390 Artikel Masuk ke AMAL, Tim Editor Makin Selektif

65

febuin.- Sebanyak 390 artikel masuk ke AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah milik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN AM. Sangadji Ambon. artikel ratusan ini bakal diseleksi tim editor untuk menemukan 10 artikel terbaik. Kesepuluh artikel tersebut akan diterbitkan pada bulan Juni 2026 mendatang. "Kami makin selektif memproses artikel masuk", tegas Managing editor, Muammar W. Maruapey kepada febuin, Kamis (15/1/2026), saat ditemui di sela-sela rapat evaluasi tim editor AMAL.

Menurut Editor Inchef AMAL, Mohammad H. Holle, artikel yang masuk datang dari puluhan kampus di Indonesia, baik kampus berlabel swasta maupun negeri. Bahkan sejumlah kampus Top di Indonesia juga mengirimkan artikelnya. "Yang mengirim ada dosen, ada mahasiswa maupun praktisi", ujarnya.

Proses pengiriman, lanjut Holle, dilakukan sejak Juni 2025. "Jika dilihat pada bulan dimana artikel itu dikirimkan, lebih banyak itu pada bulan Juni dan Bulan Desember dimana bertepatan dengan waktunya terbit", katanya.

Terkadang tambah Holle, para author belum memahami atau mencari tahu waktu terbitan jurnal, jadi saat artikelnya dikirim atau disubmit, itu bertepatan dengan proses review, copy editing, dan produksi Jurnal, jadi rata-rata menjadi daftar antrian. "Proses editor, review itu dilakukan 3 bulan sebelum proses copy editing dan produksi artikel, jadi para author rata-rata terlambat, hanya author tertentu yang sudah terbiasa mengirimkan artikel lebih paham.

Sementara itu, salah satu tim editor, La Ode Masri mengatakan, banyak author yang saat melakukan submit tidak mencari tahu waktu terbit jurnal, makanya terkadang banyak yang tidak tepat waktu proses pengirimannya. Banyaknya artikel juga membuat dirinya terkadang merasa terbebani. "Saking banyaknya artikel yang masuk, kami juga merasa terbebani. Olehnya itu kami tak menunggu, jika ada penugasan langsung diselesaikan", tandas Masri, usai rapat evaluasi tim editor AMAL.

Bagi Tim Editor, lanjut Masri, akan melakukan seleksi ketat terhadap artikel-artikel yang masuk untuk menjaga kredibilitas AMAL: jurnal Ekonomi Syariah. "Kami selektif untuk menjaga kualitas jurnal", ucapnya. (han)

 

Ketgam: Serba-serbi rapat Tim editor AMAL, Kamis (15/1/2026) di Gedung Ekonomi Syariah Ambon
2 Menyukai postingan ini